Tragis Siswa di Bogor Tewas di Bacok Setelah Nobar Piala Dunia 2018

Tragis, seorang remaja asal kota Bogor mengalami nasib nahas setelah usai nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2018 bersama teman-temannya. Ia tewas ketika hendak pulang kerumah.

Raihan Ilham Febriansyah (18) siswa SMA asal Bogor menjadi korban sekelompok orang yang melakukan pukulan dengan senjata tajam, hal itu diketahui Riko temannya yang melihat kejadian tersebut dari kejauhan.

Menurut pengakuan Riko, kejadian itu terjadi saat korban (Raihan) hendak pulang ke rumah usai nobar. Korban melewati jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal, setelah membeli makanan.

Riko menuturkan bahwa dirinya melihat secara langsung kejadian tersebut karena dia juga baru pulang setelah menycari makanan di jalan Dadali, dari kejauhan terlihat sosok Raihan mendapatkan pukulan dan bacokan yang menurutny berjumlah empat orang.

Yang parah itu ditangan sama di punggungnya dibacok dipukul oleh empat orang. Yang mukulin soalnya banyak saya juga ndak begitu lihat jumlah persisnya seingat saya segitu, sebutnya.

Saya tolongin pertama saya bawa ke klinik 24 jam tapi disana gak diterima terus saya langsung segera bawa ke RS PMI baru bisa,” tambahnya.

Perlu diketahui, Raihan meninggal dunia usai dirawat di RS PMI sekitar pukul 17.30 WIB Saat ini jenazah korban tengah berada di ruang forensik, nantinya akan dibawa ke rumah duka di wilayah Cimahpar.

Sementara itu, aparat kepolisian hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait tewasnya korban usai menyaksikan Piala Dunia 2018.

Zinedine Zidane Tinggalkan Real Madrid, 5 Pemain Ini Berpotensi Mengikuti

Zinedine Zidane yang merupakan pelatih Real Madrid dan berpengaruh dalam tim memang mengejutkan publik dengan kabar berentinya superstar tersebut dari Los Blancos. Zidane yang banyak memberikan trofi dan pelatihan khusus kepada anak asuhnya mengundurkan diri setelah Timnas menang pertandingan melawan Liverpool.

Setelah menjadi pelatih dua setengah musim, Zinedine Zidane akhirnya memutuskan meninggalkan klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu pada Kamis 31 Mei 2018 sore WIB.

Akan tetapi, kepergian Zidane ternyata menimbulkan efek domino. Kepergian pelatih berusia 46 tahun itu berpotensi diikuti lima pemain Madrid lain pada bursa transfer musim panas 2018.

  1. Marcelo Vieira
    Jika Ronaldo angkat kaki dari Bernabeu, Marcelo memastikan juga akan pergi. Hal itu tidak mengherankan, mengingat Marcelo dan Ronaldo dikenal sebagai sahabat karib. Jika Marcelo pergi, itu merupakan pukulan telak bagi Madrid.
    Sebab, saat ini Madrid tidak memiliki pemain yang dapat tampil oke di sisi kiri pertahanan. Selain itu, Marcelo merupakan pemain paling senior kedua Madrid di bawah Sergio Ramos. Tercatat, Marcelo sudah berada di Bernabeu sejak Januari 2007. Karena itu, kepergian Marcelo akan sedikit berpengaruh bagi Madrid, baik itu di kamar ganti maupun di lapangan.
  2. Cristiano Ronaldo
    Ronaldo mengindikasikan akan meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Keinginan itu bisa dibilang semakin besar setelah Zidane resmi meninggalkan Real Madrid. Sejauh ini, tidak ada alasan bagi Ronaldo untuk bertahan bersama Madrid.
    Hal itu karena semenjak berseragam Madrid pada 2009, Ronaldo sudah meraih semua trofi yang bisa didapatkan. Sejauh ini, ada dua klub yang dihubung-hubungkan dengan Ronaldo, yakni Manchester United dan Paris Saint-Germain.
  3. Karim Benzema
    Zidane selalu memercayai Benzema, meski penyerang berpaspor Prancis itu tampil mandul musim ini. Meski begitu, Benzema tahu kapan harus menampilkan performa brilian. Tak jarang, gol-gol dari Benzema terasa krusial bagi Real Madrid. Sebut saja saat dirinya mencetak dua gol saat Madrid bermain 2-2 kontra Bayern Munich di leg II semifinal Liga Champions 2017-2018, dan mengemas satu gol saat bersua Liverpool di partai puncak.
    Setelah meraih berbagai kesuksesan bersama Madrid, plus dibarengi kepergian Zidane, bukan tak mungkin 2017-2018 merupakan musim terakhir Benzema berseragam Los Blancos. Sejauh ini, belum diketahui secara pasti klub mana yang siap memboyong pesepakbola keturunan Aljazair itu.
  4. Raphael Varane
    Varane bisa dibilang salah satu anak kesayangan Zidane. Jika tidak mengalami cedera ataupun menerima akumulasi kartu, Varane dapat dipastikan mentas sebagai starter di lini pertahanan Madrid, berduet dengan Sergio Ramos.
    Varane yang tangguh dalam duel udara diminati beberapa klub besar Eropa pada bursa transfer musim panas 2018. Sebut saja Manchester United dan Paris Saint-Germain. Jika ada tawaran yang cocok, jangan heran jika Varane angkat kaki dari Bernabeu.
  5. Keylor Navas
    Jika bukan karena Zidane, Navas dipercaya sudah tak lagi berada di bawah mistar gawang Madrid dalam dua musim terakhir. Hal itu karena manajemen Los Blancos julukan Madrid– sudah tak lagi memercayai kualitas kiper berpaspor Kosta Rika tersebut.
    Karena itu, demi rasa solidaritas kepada Zidane, Navas berpotensi melanjutkan karier di klub lain. Napoli dan Manchester United adalah dua klub yang dihubung-hubungkan dengan penjaga gawang berusia 31 tahun itu

Garet Bale Sang Bintang Real Madrid Pada Fina Liga Champions 2018

Gareth Bale sedang menjadi perbincangan para media Bola maupun dunia. Bintang Real Madrid ini yang memetik kemenangan 3-1 atas Liverpool pada Pertandingan di Final Liga Champions 2018 yang berlangsung di NSC Olimpiyskiy Stadium. Suksesnya Los Blancos tentunya berkat Gareth Bale yang meraih hat-trick Liga Champions. Gareth Bale mencetak dua gol di Final dan menyamai rekor beberapa pemain superstar.

Pada pertandingan babak pertama, El Real unggul lebih dahulu diandingkan Liverpool. Gol yang dilontarkan oleh Karim Benzema. Kemudian masih dalam babak pertama, Liverpool membuat perhitungan dengan tembakan balasan dari Sadio Mane yang mengakhiri babak pertama dengan 1-1.

Bale masuk ke dalam lapangan untuk menggantikan Isco. Hanya berselang dua menit dari pergantian di lapangan, Bale membuat namanya dalam daftar catatan skor untuk Real Madrid. Berkat asist silang dari Marcelo kemudian disambut dengan tendangan salto oleh Bale.

Pada babak kedua, pertandingan semakin mendebarkan. Banyak umpan serta strategi dari masih-masing Timnas. Dan akhirnya sorak sorai dari penggemar El Real di menit ke-83 yang merupakan gol ke 3 dari Real Madrid atas Liverpool.

Superstar asal Wales itu membuat dua gol dalam pertandingan di Liga Champions. Gareth Bale menjadi pemain pertama yang mencatatkan skore gol di Final Liga Champions sebagai pemain pengganti.

Sebelum Bale, Cristiano Ronaldo mencatatkannya di final Liga Champions 2017 saat membantu Madrid memetik kemenangan 4-1 atas Juventus. Diego Milito (final Liga Champions 2010), Filippo Inzaghi (final Liga Champions 2007), Hernan Crespo (final Liga Champions 2005), Karl-Heinz Riedle (final Liga Champions 1997), dan Daniele Massaro (final Liga Champions 1994) merupakan pemain lain yang membukukan brace di Liga Champions.

Baca juga : Pelatih Pertama dan Terbaik Real Madrid : Zinedine Zidane

Pelatih Pertama dan Terbaik Real Madrid : Zinedine Zidane

Real Madrid tengah merayakan kemenangannya saat berjuang dalam ajang melawan Liverpool dengan peroleh skor 3 – 1 atas Liverpool. Dan ini mengantarkan Zinedine Zidane sebagai pelatih terbaik Real Madrid pelatih pertama yang memenangi Liga Champions tiga kali beruntun.

Zinedine Zidane merupakan pelatih sekaligus partner support Los Blancos yang membawa nama Real Madrid sebagai juara dalam pertandingan Final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Minggu 27/05/2018.

Pertandingan yang berakhir  3-1 atas The Reds ini merupakan ketiga kalinya Real Madrid menjadi juara secara beruntun.  La Liga Spanyol ini berhasil menambah jumlah gelar juara Liga Champions menjadi 13 dan ini merupakan suatu apresiasi besar untuk Zinedine Zidane.

Bagi Zidane, fakta ini akan mengantarkan Los Blancos ini menjadi sebuah rekor. Dan dilansir dari sumber media bola ternama, bahwa Zinedine Zidane merupakan pelatih pertama yang sukses memenangi tiga trofi Liga Champions secara berturut-turut.

Pria asal Prancis itu secara otomatis juga mengikuti jejak dua pelatih terdahulu yang memenangi tiga gelar Liga/Piala Champions. Bob Paisley menjadi yang pertama mengukir catatan ini, mengantarkan Liverpool juara pada 1977, 1978, dan 1981.

Carlo Ancelotti lantas mengikuti jejak Paisley. Ancelotti dua kali juara bersama AC Milan yakni pada 2003 dan 2007, lalu bareng Madrid pada 2014. Dan bukti lainnya mengenai soal Zinedine Zidane yang sudah lima kali tampil di Final dan prestasi luar biasa meraih semua trofi nya. Dalam pertandingan Liga Champions sebanyak tiga kali dan dana Piala Dunia Antarklub sebanyak dua kali.

Piala Uber 2018 , Indonesia Tertinggal 1-0 Dari China

Pada pertandingan penyisihan Grup D Piala Uber 2018, Tim Uber Indonesia yaitu Fitriani harus menerima kekalahan yang tertinggal 0-1 dari China.

Pertandingan tunggal putri Fitriani dan Chen Yufei itu sangat kejar-kejaran. Meski di awal Fitri sudah tertainggal namun kebangkitannya untuk mengejar pun tidak dapat menyamakan skor yang diperoleh oleh Chen Yufei.

Indonesia dan China pada pertandingan sebelumnya sudah memastikan diri untuk lolos ke perempat final Piala Uber 2018. Pertandingan inilah yang menentukan dalam status juara grup.

Dalam pertandingan partai pertama yang digelar di Impact Arena, Bangkok, Thailand, tersebut, Fitriani kalah dengan skor 10-21 dan 15-21 dalam laga yang berlangsung selama 32 menit. Pada awal laga,

Dalam pertandingan awal yang begitu mendebarkan Fitriani jauh tertinggal dalam perolehan poin, yakni 0-5. Namun Fitriani baru mendapat poin saat kedudukan 1-6, masih untuk Chen Yufei. Fitriani sempat beberapa kali melakukan kesalahan sendiri sehingga pada interval pertama dia tertinggal 4-11.

Setelah interval, permainan Fitriani belum membaik dengan selalu tertinggal dalam perolehan poin. Gim pertama pun ditutup dengan kedudukan 10-21 antara Fitriani dan Chen Yufei.

Pada gim kedua, sebenarnya  pada permainan ini aksi Fitriani lebih baik. Perolehan poin berlangsung cukup ketat, berbeda dengan gim pertama. Bahkan, saat interval, Fitriani unggul tipis 11-10.

Skor ketat berlangsung hingga kedudukan 12-12 disusul oleh sang pemain Chen Yufei. Setelah itu, permainan Fitriani menurun dengan kembali melakukan kesalahan sendiri. Fitriani tertinggal 14-17 hingga kalah 15-21.

Hingga pertandingan berakhir, Indonesia tertinggal 0-1 dari China.

Untuk selanjutnya, pada partai kedua pertandingan Piala Uber 2018 pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan disandingkan dengan Chen Qinchen / Jia Yifan.

 

  • 1
  • 2