Zinedine Zidane Tinggalkan Real Madrid, 5 Pemain Ini Berpotensi Mengikuti

Zinedine Zidane yang merupakan pelatih Real Madrid dan berpengaruh dalam tim memang mengejutkan publik dengan kabar berentinya superstar tersebut dari Los Blancos. Zidane yang banyak memberikan trofi dan pelatihan khusus kepada anak asuhnya mengundurkan diri setelah Timnas menang pertandingan melawan Liverpool.

Setelah menjadi pelatih dua setengah musim, Zinedine Zidane akhirnya memutuskan meninggalkan klub yang bermarkas di Santiago Bernabeu itu pada Kamis 31 Mei 2018 sore WIB.

Akan tetapi, kepergian Zidane ternyata menimbulkan efek domino. Kepergian pelatih berusia 46 tahun itu berpotensi diikuti lima pemain Madrid lain pada bursa transfer musim panas 2018.

  1. Marcelo Vieira
    Jika Ronaldo angkat kaki dari Bernabeu, Marcelo memastikan juga akan pergi. Hal itu tidak mengherankan, mengingat Marcelo dan Ronaldo dikenal sebagai sahabat karib. Jika Marcelo pergi, itu merupakan pukulan telak bagi Madrid.
    Sebab, saat ini Madrid tidak memiliki pemain yang dapat tampil oke di sisi kiri pertahanan. Selain itu, Marcelo merupakan pemain paling senior kedua Madrid di bawah Sergio Ramos. Tercatat, Marcelo sudah berada di Bernabeu sejak Januari 2007. Karena itu, kepergian Marcelo akan sedikit berpengaruh bagi Madrid, baik itu di kamar ganti maupun di lapangan.
  2. Cristiano Ronaldo
    Ronaldo mengindikasikan akan meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas 2018. Keinginan itu bisa dibilang semakin besar setelah Zidane resmi meninggalkan Real Madrid. Sejauh ini, tidak ada alasan bagi Ronaldo untuk bertahan bersama Madrid.
    Hal itu karena semenjak berseragam Madrid pada 2009, Ronaldo sudah meraih semua trofi yang bisa didapatkan. Sejauh ini, ada dua klub yang dihubung-hubungkan dengan Ronaldo, yakni Manchester United dan Paris Saint-Germain.
  3. Karim Benzema
    Zidane selalu memercayai Benzema, meski penyerang berpaspor Prancis itu tampil mandul musim ini. Meski begitu, Benzema tahu kapan harus menampilkan performa brilian. Tak jarang, gol-gol dari Benzema terasa krusial bagi Real Madrid. Sebut saja saat dirinya mencetak dua gol saat Madrid bermain 2-2 kontra Bayern Munich di leg II semifinal Liga Champions 2017-2018, dan mengemas satu gol saat bersua Liverpool di partai puncak.
    Setelah meraih berbagai kesuksesan bersama Madrid, plus dibarengi kepergian Zidane, bukan tak mungkin 2017-2018 merupakan musim terakhir Benzema berseragam Los Blancos. Sejauh ini, belum diketahui secara pasti klub mana yang siap memboyong pesepakbola keturunan Aljazair itu.
  4. Raphael Varane
    Varane bisa dibilang salah satu anak kesayangan Zidane. Jika tidak mengalami cedera ataupun menerima akumulasi kartu, Varane dapat dipastikan mentas sebagai starter di lini pertahanan Madrid, berduet dengan Sergio Ramos.
    Varane yang tangguh dalam duel udara diminati beberapa klub besar Eropa pada bursa transfer musim panas 2018. Sebut saja Manchester United dan Paris Saint-Germain. Jika ada tawaran yang cocok, jangan heran jika Varane angkat kaki dari Bernabeu.
  5. Keylor Navas
    Jika bukan karena Zidane, Navas dipercaya sudah tak lagi berada di bawah mistar gawang Madrid dalam dua musim terakhir. Hal itu karena manajemen Los Blancos julukan Madrid– sudah tak lagi memercayai kualitas kiper berpaspor Kosta Rika tersebut.
    Karena itu, demi rasa solidaritas kepada Zidane, Navas berpotensi melanjutkan karier di klub lain. Napoli dan Manchester United adalah dua klub yang dihubung-hubungkan dengan penjaga gawang berusia 31 tahun itu

Putra Tampan Zinedine ZIdane Pelatih La Liga Spanyol, Real Madrid

Zinedine Zidana masih dalam topik pembicaraan. Kemenagan Real Madrid di Laga terbesar Liga Champion 2018 memang belum usai, namun kiprah kapten ini diyakinkan dapat mebawa Real Madrid mengantongi piala tersebut.

El apoyo de mi familia siempre ❤️

A post shared by zidane (@zidane) on

Keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions 2018 tidak lepas dari sosok kharismatik pelatihnya itu. Membekali anak asuhnya dengan strategi dapat mengalahkan tim kuat Liverpool.

Zinedine Zidane ini menjadi pelatih pertama yang berhasil mengantarkan tim menjuarai Liga Champions selama 3 tahun berturut-turut. Real Madrid juara Liga Champions tahun 2015/2016, 2016/2017, dan tahun 2017/2018.

Zinedine Zidane diketahui berseragam Los Blancos pada 2001 hingga 2006. Lalu sejak Rafael Benites dipecat, pria asal Prancis ini diberi kepercayaan untuk melatih juniornya. Zidane memulai debut sebagai pelatih Real Madrid sejak Januari 2016.

Baru beberapa bulan ia menjabat sebagai pelatih, Zidane berhasil berikan gelar Liga Champions musim 2015/2016. Namun dibalik kegemilangan seorang Zinedine Zidane, tentu ada faktor keluarga yang setia mendukung. Zinedine Zidane, pelatih asal Prancis keturunan Aljazair ini tak pernah mau mengungkap kehidupan pribadinya.

Namun, ada yang menarik jika kita menelisik soal kisah asmara dan juga keluarga pelatih muslim satu ini. Zidane jatuh cinta dengan seorang wanita asal Spanyol bernama Veronique Fernandez. Mreka pun menjalin asmara hingga kemudian menikah di tahun 1994.

Zidane dan Veronique ini memiliki 4 orang anak, laki-laki semua, diantaranya adalah Enzo Fernandez, Luca Zidane, Elyaz Zidane Fernandez, Theo Zidane. Yang lebih membanggakan lagi keempat anaknya Zidane mengikuti jejak sang ayah, bermain bola. Nampaknya Zidane menurunkan bakatnya kepada anak-abaknya.

  1. Enzo Alan Zidance Fernandez

Enzo lahir 24 March 1995. Pada 1 January 2018, Enzo menandatangani kerja sama bareng FC Lausanne-Sport. Ia pemain bebas transfer hingga Juni 2020 mendatang.

  1. Luca Zidance Fernandez

Tidak kalah ganteng dengan sang kakak. Luca lahir di tanggal 13 Mei 1998. Ia juga merupakan kiper pilihan ketiga bagi Real Madrid.

  1. Theo Zidane Fernandez

Theo lahir pada 18 Mei 2002. Theo ini merupakan pemain tengah di klub Cadete.

  1. Elyaz Zidane Fernandez

Elyaz lahir pada 26 Desember 2005. Elyaz ini pemain tengah di Infantil B untuk Real Madrid Academy. Dan cukup bikin kagum anak yang paling bungsu ini sudah aktif dalam kegiatan olahraga.

Garet Bale Sang Bintang Real Madrid Pada Fina Liga Champions 2018

Gareth Bale sedang menjadi perbincangan para media Bola maupun dunia. Bintang Real Madrid ini yang memetik kemenangan 3-1 atas Liverpool pada Pertandingan di Final Liga Champions 2018 yang berlangsung di NSC Olimpiyskiy Stadium. Suksesnya Los Blancos tentunya berkat Gareth Bale yang meraih hat-trick Liga Champions. Gareth Bale mencetak dua gol di Final dan menyamai rekor beberapa pemain superstar.

Pada pertandingan babak pertama, El Real unggul lebih dahulu diandingkan Liverpool. Gol yang dilontarkan oleh Karim Benzema. Kemudian masih dalam babak pertama, Liverpool membuat perhitungan dengan tembakan balasan dari Sadio Mane yang mengakhiri babak pertama dengan 1-1.

Bale masuk ke dalam lapangan untuk menggantikan Isco. Hanya berselang dua menit dari pergantian di lapangan, Bale membuat namanya dalam daftar catatan skor untuk Real Madrid. Berkat asist silang dari Marcelo kemudian disambut dengan tendangan salto oleh Bale.

Pada babak kedua, pertandingan semakin mendebarkan. Banyak umpan serta strategi dari masih-masing Timnas. Dan akhirnya sorak sorai dari penggemar El Real di menit ke-83 yang merupakan gol ke 3 dari Real Madrid atas Liverpool.

Superstar asal Wales itu membuat dua gol dalam pertandingan di Liga Champions. Gareth Bale menjadi pemain pertama yang mencatatkan skore gol di Final Liga Champions sebagai pemain pengganti.

Sebelum Bale, Cristiano Ronaldo mencatatkannya di final Liga Champions 2017 saat membantu Madrid memetik kemenangan 4-1 atas Juventus. Diego Milito (final Liga Champions 2010), Filippo Inzaghi (final Liga Champions 2007), Hernan Crespo (final Liga Champions 2005), Karl-Heinz Riedle (final Liga Champions 1997), dan Daniele Massaro (final Liga Champions 1994) merupakan pemain lain yang membukukan brace di Liga Champions.

Baca juga : Pelatih Pertama dan Terbaik Real Madrid : Zinedine Zidane

Pelatih Pertama dan Terbaik Real Madrid : Zinedine Zidane

Real Madrid tengah merayakan kemenangannya saat berjuang dalam ajang melawan Liverpool dengan peroleh skor 3 – 1 atas Liverpool. Dan ini mengantarkan Zinedine Zidane sebagai pelatih terbaik Real Madrid pelatih pertama yang memenangi Liga Champions tiga kali beruntun.

Zinedine Zidane merupakan pelatih sekaligus partner support Los Blancos yang membawa nama Real Madrid sebagai juara dalam pertandingan Final Liga Champions di NSC Olimpiyskiy Stadium, Minggu 27/05/2018.

Pertandingan yang berakhir  3-1 atas The Reds ini merupakan ketiga kalinya Real Madrid menjadi juara secara beruntun.  La Liga Spanyol ini berhasil menambah jumlah gelar juara Liga Champions menjadi 13 dan ini merupakan suatu apresiasi besar untuk Zinedine Zidane.

Bagi Zidane, fakta ini akan mengantarkan Los Blancos ini menjadi sebuah rekor. Dan dilansir dari sumber media bola ternama, bahwa Zinedine Zidane merupakan pelatih pertama yang sukses memenangi tiga trofi Liga Champions secara berturut-turut.

Pria asal Prancis itu secara otomatis juga mengikuti jejak dua pelatih terdahulu yang memenangi tiga gelar Liga/Piala Champions. Bob Paisley menjadi yang pertama mengukir catatan ini, mengantarkan Liverpool juara pada 1977, 1978, dan 1981.

Carlo Ancelotti lantas mengikuti jejak Paisley. Ancelotti dua kali juara bersama AC Milan yakni pada 2003 dan 2007, lalu bareng Madrid pada 2014. Dan bukti lainnya mengenai soal Zinedine Zidane yang sudah lima kali tampil di Final dan prestasi luar biasa meraih semua trofi nya. Dalam pertandingan Liga Champions sebanyak tiga kali dan dana Piala Dunia Antarklub sebanyak dua kali.

Jadwal Piala Dunia 2018 Lengkap Dalam 8 Grup

FIFA World Cup 2018 adalah turnamen yang paling ditunggu yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali dan di ikuti oleh timnas international.

Piala Dunia 2018 akan berlangsung di Rusia pada 14 Juni – 15 Juli 2018. Sebanyak 32 tim dari lima benua akan memperlihatkan aksinya untuk menjadi yang terbaik. Pertandingan ini akan disiarkan secara langsung oleh beberapa stasiun Tv.

Pembagian Grup :

Grup A : Rusia, Arab Saudi, Mesir, Uruguay

Grup B : Portugal, Spanyol, Maroko, Iran

Grup C : Prancis, Australia, Peru, Denmark

Grup D : Argentina, Islandia, Kroasia, Nigeria

Grup E : Brasil, Swiss, Kosta Rika, Serbia

Grup F : Jerman, Meksiko, Swedia, Korea Selatan

Grup G : Belgia, Panama, Tunisia, Inggris

Grup H : Polandia, Senegal, Kolombia, Jepang.

 

Fase Grup :

14 Juni 2018

22.00 WIB Rusia vs Arab Saudi

 

15 Juni 2018

19.00 WIB Mesir vs Uruguay

22.00 WIB Maroko vs Iran

 

16 Juni 2018

01:00 WIB Portugal vs Spanyol

17:00 WIB Prancis vs Australia

20:00 WIB Argentina vs Islandia

23:00 WIB Peru vs Denmark

 

17 Juni 2018

02:00 WIB Kroasia vs Nigeria

19:00 WIB Kosta Rika vs Serbia

22:00 WIB Jerman vs Meksiko

 

18 Juni 2018

01:00 WIB Brasil vs Swiss

19:00 WIB Swedia vs Korea Selatan

22:00 WIB Belgia vs Panama

 

19 Juni 2018

01:00 WIB Tunisia vs Inggris

19:00 WIB Kolombia vs Jepang

22:00 WIB Polandia vs Senegal

 

20 Juni 2018

01:00 WIB Rusia vs Mesir

19:00 WIB Portugal vs Maroko

22:00 WIB Uruguay vs Arab Saudi

 

21 Juni 2018

01:00 WIB Iran vs Spanyol

19:00 WIB Denmark vs Australia

22:00 WIB Prancis vs Peru

 

22 Juni 2018

01:00 WIB Argentina vs Kroasia

19:00 WIB Brasil vs Kosta Rika

22:00 WIB Nigeria vs Islandia

 

23 Juni 2018

01:00 WIB Serbia vs Swiss

19:00 WIB Belgia vs Tunisia

22:00 WIB Korea Selatan vs Meksiko

 

24 Juni 2018

01:00 WIB Jerman vs Swedia

19:00 WIB Inggris vs Panama

22:00 WIB Jepang vs Senegal

 

25 Juni 2018

01:00 WIB Polandia vs Kolombia

21:00 WIB Uruguay vs Rusia vs Arab Saudi

21.00 WIB Arab Saudi vs Mesir

 

26 Juni 2018

01:00 WIB Iran vs Portugal

01:00 WIB Spanyol vs Maroko

21:00 WIB Denmark vs Prancis

21.00 WIB Australia vs Peru

 

27 Juni 2018

01:00 WIB Nigeria vs Argentina

01:00 WIB Islandia vs Kroasia

21:00 WIB Korea Selatan vs Jerman

21.00 WIB Meksiko vs Swedia

 

28 Juni 2018

01:00 WIB Serbia vs Brasil

01:00 WIB Swiss vs Kosta

21.00 WIB Jepang vs Polandia

21.00 WIB Senegal vs Kolombia

 

29 Juni 2018

01.00 WIB Inggris vs Belgia

01.00 WIB Panama vs Tunisia

 

Babak 16 Besar

30 Juni 2018

21.00 WIB (Laga 50) Juara Grup C vs Runner-up Grup D

 

1 Juli 2018

01.00 WIB (Laga 49) Juara Grup A vs Runner-up Grup B

21.00 WIB (Laga 51) Juara Grup B vs Runner-up Grup A

 

2 Juli 2018

01.00 WIB (Laga 52) Juara Grup D vs Runner-up Grup C

22.00 WIB (Laga 53) Juara Grup E vs Runner-up Grup F

 

3 Juli 2018

01:00 WIB (Laga 54) Juara Grup G vs Runner-up Grup H

21.00 WIB (Laga 55) Juara Grup F vs Runner-up Grup E

 

4 Juli 2018

01:00 WIB (Laga 56) Juara Grup H vs Runner-up Grup G

 

Perempat final

6 Juli 2018

21:00 WIB (Laga 57) Juara Laga 49 vs Juara Laga 50

 

7 Juli 2018

01:00 WIB (Laga 58) Juara Laga 53 vs Juara Laga 54

22.00 WIB (Laga 60) Juara Laga 55 vs Juara Laga 56

 

8 Juli 2018

01.00 WIB (Laga 59) Juara Laga 51 vs Juara Laga 52

 

Semifinal

11 Juli 2018

01.00 WIB (Laga 61) Juara Laga 57 vs Juara Laga 58

 

12 Juli 2018

01.00 WIB (Laga 62) Juara Laga 59 vs Juara Laga 60

 

Perebutan Tempat Ketiga

14 Juli 2018

21:00 WIB Kalah Laga 61 vs Kalah Laga 62

 

Final Piala Dunia 2018

15 Juli 2018

22:00 WIB Pemenang Laga 61 vs Pemenang Laga 62.

  • 1
  • 2