Sebelum Tewas di Tembak, Rapper XXXTentacion Bawa Uang Rp. 725 Juta

Kabar terbaru mengenai tewasnya Rapper muda XXXTentacion yang ditembak oleh dua orang yang tidak dikenal. Pada saat itu Rapper XXXTentacion tewas setelah ditembak di kawasan Deerfield Beach, Broward County, Florida, AS, Senin (18/6/2018).

Kabarnya sebelum ditembak tewas, XXXTentacion dirampok dan rupanya ia membawa uang tunai senilai 50.000 dollar AS, atau sekitar Rp 725 juta (1 dollar AS = Rp 14.500) XXXTentacion menyimpannya dalam tas kecil Louis Vuitton ketika itu.

Penyanyi rape berusia 20 tahun itu baru saja menarik uang sebelum ia pergi ke toko Deerfield Beach Motorsports pada 18 Juni. Informasi tersebut diketahui melalui surat pernyataan penangkapan salah satu dari empat orang yang didakwa atas dugaan pembunuhan terhadap XXXTentacion.

Sementara pelaku yang terduga ingin merampok serta menembak XXXTentacion ini sudah diamankan dan ditangkap oleh Polisi. Mereka bernama Michael Boatwright dan Dedrick Williams.

Mereka berdua didakwa dengan pasal pembunuhan tingkat pertama dan perampokan bersenjata. Sementara dua lainnya masih buron. Mereka adalah Robert Allen dan Trayvon Newsome.

Mulanya XXXTentacion meninggalkan sebuah dealer mobil di Deerfield Beach pada sore hari. Kemudian, muncul dua orang bersenjata mendekati mobilnya. Satu dari mereka menembakkan senjatanya ke arah sang rapper.

Dua pelaku itu lalu melarikan diri dengan mengendarai SUV berwarna gelap. Polisi mengatakan, insiden itu diduga merupakan perampokan..

Juara Piala Dunia 2018 : Prancis Dengan Skore 4 – 2 Atas Kroasia

Final Piala Dunia 2018 ini dijuarai oleh Prancis. Pertandingan Spektakuler yang di laksanakan di Stadion Luzhniko, Moskow, Rusia ini berhasil diraih oleh Prancis dengan skor 4 – 0 atas Kroasia.

Dengan keunggulan Gol pertama Prancis yang dilambungkan melalui tendangan bebas Antoine Griezmann yang kemudian meluncur secara cepat ke arah pertahanan Kroasia. Gol ini pun diklaim sebagai gol bunuh diri Mandzukic.

Semakin berdebaran ketika menit ke-37 Prancis kembali mencetakkan namanya di papan skore. Handball yang dilakukan Ivan Perisic di dalam kotak penalti dilihat lagi oleh wasit melalui Video Assistant Referee (VAR) yang kemudian memutuskan memberikan penalti kepada Les Bleus.

Pertandingan mulai memanas, pertahanan kuat yang ditunjukkan Kroasia namun berhasil dihalau Prancis dengan strategi para pemainnya. Pada menit ke-59 Paul Pogba berhasil memperbesar keunggulan mereka. Berkat umpan dari Antoine Griezmann menjadikan Prancis semakin unggul.

Seakan kehilangan semangat para pemain Kroasia. Berbagai macam pertahanan yang terlihat mulai goyah, membuat Prancis semakin mencekam dalam aksinya.

Dengan perbedaan waktu sebentar saja, Les Bleus mendapatkan sorakan yang luar biasa. Pemain muda Kylian Mbappe memperbesar keunggulan pada menit ke – 65. Pemain muda Piala Dunia 2018 tersebut mencetak gol setelah menerima umpan dari Lucas Hernandez.

Mencoba samakan tekanan dengan semangat Prancis, skuat Kroasia memperlihatkan aksi, pertahanan dan strategi kepada tim lawan. Mario Mandzukic berhasil mendapatkan gol pada menit ke-69, namun hal itu tidak dapat merubah waktu tambahan untuk kedua tim.

Dengan terpaksa, melalui sisa waktu yang ada Kroasia tidak dapat menyamakan waktu dengan Prancis. Dan akhirnya Les Bleus berhasil resmi menjadi Juara Piala Dunia 2018.

Siswi SMK Bogor di Perkosa Pacarnya Sampai Depresi Hingga Tewas

Seorang siswi SMK di Bogor ditemukan tewas diduga mengalami tekanan mental usai menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh sang kekasih beserta teman-temannya di kawasan bogor, pada Selasa 03/07/2018.

Gadis tersebut berinisial FN, gadis remaja asal Bogor yang mengalami depresi hingga meninggal dunia. FN bersuai 16 tahun dan masih duduk di bangku SMK.

Sebelum mengalami depresi dan meninggal dunia, FN sempat berbagi cerita kepada sahabatnya, setelah diperkosa oleh pacarnya sendiri.

AZ (16 tahun) merupakan sahabat korban yang mengatakan bahwa FN sempat menemuinya sebelum pada akhirnya ia ditemukan tak berdaya tewas di atas kamar tidurnya.

“Saya tidak tahu apakah dicekoki minum atau apa, yang jelas almarhum bilang sempat sadar, posisinya sudah terlentang, terus lihat cahaya dari kamera ponsel,” ucap AZ menjelaskan.

FN juga menyatakan jika ia tersadar sebentar saat melihat cahaya dari kamera ponsel dan ia melihat ada sekitar tujuh sampai orang yang berada di hadapan ia pada saat itu. Korban juga tidak tahu apakah pelaku mengambil foto atau video tentang dirinya.

“Saya juga kurang begitu tahu apakah hanya IB saja yang setubuhi atau yang lainnya ikutan, tapi yang jelas katanya di lokasi itu bukan hanya ada IB saja,” paparnya.

Nasib nahas terjadi pada FN setelah itu ia hanya terbaring lemas di kamar tidurnya. Usai bercerita korban langsung berubah drastis saat pulang kerumahnya.

FN pun tidak menceritakan hal ini kepada kedua orangtuanya jika telah diperlakukan tidak manusiawi oleh pacar dan teman pacarnya.

Ayahnya sempat membawa FN ke klinik karena kondisi fisik yang terus menurun. Saat diklinik dokter hanya mengatakan kondisinya mengalami depresi berat namun tidak memberitahukan secara detail.

Mendengar ucapan sang dokter, kedua orangtua FN berencana membawa putrinya berobat ke rumah sakit di Cibinong namun nasib berkata lain, FN ditemukan meninggal dunia pada Selasa 03/07/2018.

Bos Snowbay di Tangkap Polisi Terjerat Kasus Narkoba

Pemiliki arena wisata Waterpark Snowbay berinisial DS yang merupakan warga negara asal Korea Selatan ditangkap polisi di Apaertemen Kemang Village, Jakarta Selatan, Senin 09/07/2018.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap bos Snowbay Waterpark Taman Mini Indonesia Indah (TMII). WN Korea Selatan berinisial SD itu ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkoba.

“Benar (bos Snowbay ditangkap terkait kasus narkoba),” ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan saat dikonfirmasi Detiknews, Jakarta, Senin (9/7/2018).

DS merupakan pemilik tempat reksreasi ternama di Jakarta Timur yaitu Waterpark Snowbay. Saat ini DS sudah dalam tahap pemeriksaan yang intensif di Kantor Ditress Narkoba Polda Metro Jaya terkait kasus penyalahgunaan Narkoba.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polda Metro Jaya telah menggelar perkara terkait penangkapan terhadap DS Warga Negara Korea Selatan yang merupakan bos Snowbay Waterpark. DS ditangkap saat berada di Apartemen Kemang Village, Jakarta Selatan, pada Senin 9 Juli 2018.

Kasubdit Direktorat Tindak Pidana Narkoba AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, saat ini status bos Snowbay berinisial DS itu menjadi tersangka. Yang mana sebelumnya hanya berstatus terperiksa meski positif menggunakan narkoba.

“Kalau tersangka ya tersangka, tapi kita lakukan assessment nanti hasilnya rehab,” kata Calvijn di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Saat ini pihaknya sudah menyerahkan ke pihak Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Selatan terkait kasus itu. Dan pihaknya masih menunggu hasil assessment tersebut.

“Sekarang kita lakukan. Hari ini saya serahkan ke BNNK. Nanti pas assesmentnya nanti saya rasa rawat, rawat inap. Tapi tunggu dari hasil,” ujarnya.

Kendati demikian, Calvijn belum bisa menyebutkan rumah sakit mana yang akan menjadi rekomendasi pihak BNNK Jakarta Selatan. “Biasanya kan mereka nanti menunjuk RS pemerintah ya,” ucapnya.

Salah satu alasan pihaknya melakukan assessment terhadap bos Snowbay tersebut karena sampai saat ini pihaknya tak menemukan barang bukti.

“Dia akui, kooperatif. Kita assesment karena enggak ada barang bukti,” tandasnya.

Berkenalan Melalui Aplikasi Tinder, Wanita Bandung Ini di Perkosa di Hotel

Seorang mahasiswi di Bandung, Jawa Barat berinisial YP (21 tahun) melaporkan seorang pria yang dikenalnya melalui aplikasi sosial media Tinder atas dugaan perkosaan di sebuah hotel di bilangan Jalan Gatot Subroto.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan bahwa polisi telah menerima laporan itu dan sedang melakukan penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan,” kata Hendro saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/7/2018).

Hal itu dibenarkan oleh paman Korban, Pri (37 tahun) yang mengatakan bahwa dugaan pemerkosaan ini terjadi pada hari jumat 06/07/2018.

Bermula pada saat korban berkenalan dengan seorang pria melalui Aplikasi Online (Aplikasi Tinder), perkenalan itu kurang lebih satu minggu, akhirnya hubungan tersebut semakin berlanjut dan keduanya melanjutkan perkenalannya dengan bertukar kontak di Media Sosial Whatsapp.

Korban dan Pelaku yang saling mengenal dari Aplikasi Tinder ini diketahui bahwa Profil terduga adalah seorang Pilot. Ucap seorang paman (Pri) saat dihubungi.

Setelah seminggu berlanjut dengan Aplikasi Whatsapp akhirnya keduanya memutuskan bertemu disebuah cafe di kota Bandung sekitar pukul 17.00 WIB.

Selang berbicara kemudia pria tersebut mengajak korban ke sebuah hotel tempat dirinya menginap, awalnya YP menolak ajakannya namun karena ada unsuran paksaan akhirnya YP mengikuti ajakannya.

“Kemudian pelaku mengajak ke hotel alasanya ambil barang buat kemas-kemas, mau berangkat lagi. Ceritanya check out. Korban tidak mau, tapi dipaksa,” tuturnya.

Hal tak terduga terjadi, saat YP sudah di dalam kamar hotel dengan cepat pria tersebut langsung mengunci pintu kamar dan mengajak YP untuk berhubungan badan.

“Korban langsung takut dan enggak berdaya melawan. Korban saat itu sedang datang bulan,” kata Pri.

Setelah melakukan hubungan badan itu, korban yang sempat mendapatkan intimidasi itu pun kemudian diajak pria tersebut untuk bertemu teman-temannya.

“Korban diam saja tidak bisa apa-apa. Setelah pulang, baru korban menangis dan cerita ke keluarga,” katanya.

Setelah mendengar cerita YP, keluarga akhirnya mengajak YP untuk melaporkannya ke Polrestabes Bandung, Sabtu (7/7/2018) pagi. Polisi menerima laporan dugaan perkosaan tersebut dalam dokumen LP/446/VII/2018/JBR/Polrestabes tanggal 07/07/2018. Menurut Pri saat ini kondisi YP masih dalam keadaan shock.

“Kami berharap polisi segera tangkap pelaku, korban segera pulih dan kami menuntut keadilan,” ungkapnya.