DetikNews

Jefri Nichol Punya Menu Andalan di Bulan Puasa

Jefri Nichol yang mengawali karirnya dibidang sinetron dan meraih popularitas ketikan memerankan film Nathan dan menjadi seorang yang memiliki imej ‘bad boy

Setelah berperan dalam film Dear Nathan, Nichol dan menarik perhatian para penonton terus melanjutkan kariernya di dunia seni peran, kali ini berperan dalam film horor berjudul, Jailangkung.

Dan yang lebih meyakinkan dalam aktingnya ketiga dia berperan di film Surat Cinta Untuk Starla ayang membuat para Netter tergila-gila akan sosok yang diperaninya.

Jefri Nichol juga pernah meraih penghargaan, menjadi Pemenang Aktor Pendatang Baru Terpilih, Piala Maya, 2017.

Nah, sosok wajah nya yang sudak tak asing lagi di dunia maya bercerita jika mempunyai menu andalan khusus ketika ibadah puasa berlangsung. Menu itu pun menjadi menu andalan keluarga besarnya ang wajib di makan selama bulan Ramadan.

“Opor sama Rendang” itulah merupakan menu yang wajib disajikan pada saat bulan Ramadan ini, ucap Jefri. Saking wajibnya, Jefri mengaku sang nenek pun sampai harus mengirimi resep bumbu khas, yang biasa digunakan keluarganya secara turun temurun.

“Karena itu emang menu favorit keluarga. Jadi harus selalu ada. Nenek bahkan kirimkan langsung (resepnya dari Padang),” kata Jefri.

Saat ditanya apa hal spesial di Bulan Ramadan kali ini, Jefri pun mengatakan, bahwa dia tak terlalu merasakan hal yang berbeda. Sebab, sama seperti tahun lalu, dia pun masih harus menjalani syuting film sambil berpuasa.

Meski demikian, Jefri mengakui bahwa suasana meriah dan bahagia yang biasa ditemui di Bulan Ramadan seperti ini, masih tetap bisa dirasakannya. “Enggak terlalu berbeda. Paling kemeriahan dan suasananya aja,” ujarnya.

 

 

Perseteruan Sesama Artis Kontroversi Yang Tak Kunjung Usai

Prestasi selebritas tanah air tentu tidaklah lepas dari pro dan kontra yang ada. Realita kehidupan para artis tidak luput dari sorotan media. Jika ada satu masalah saja akan semakin terkenal sosok tersebut.

Semua para selebritas banyak yang mendongkrang popularitas dari masalah yang terjadi. Masalah dari selebritas tanpa sadar menjadi topic para Netizen untuk membicarakannya. Netizen paham betul mengenai perseteruan para artis dimana ada topeng dibaliknya atau hanya gimmick alias settingan atau yang bnar-benar memang ada masalah.

Berikut daftar perseteruan para artis yang tak kunjung usai. Ada yang berumur hingga 13 tahun juga. Inilah daftar perselisihan artis dari yang viral dengan isu pelakor, atau dengan isu cobaan menjadi sukses serta mencari popularitas dari artis terkenal

  1. Inul Daratista dan Rhoma Irama
    Inul  Daratista dan Rhoma Irama

    Tahun 2018 ini tepat 13 tahun masalah artis dangdut ini yang tak kunjung damai. Jika kalian mengikuti awal mula perseteruan mereka yaitu ungkapan Rhoma Irama si Raja Dangdut yang menilai Inul Daratista dan goyang ngebornya sudah merusak citra dangdut.
  2. Maia Estianty dan Mulan Jameela

    Ini merupakan kasus yang sangat menarik perhatian para Netter. Kisah yang sangat dramatis mengenai teman satu grupnya dalam bermusik yang merebut suami penyanyi terkenal Maia Estianty. Netter pun memngetahui jika Maia yang membantu mendongkrak karir Mulan Jamela hingga terkenal. Tetapi kebaikan itu tak ternilai dengan merebut Ahmad Dani.
  3. Nagita Slavina dan Ayu Ting Ting

    Meskipun sudah berkali-kali menolak terlibat perseteruan dengan Ayu Ting Ting tapi terlihat jelas jika kedua asrtis kondang ini tidak memiliki hubungan baik. Hal itu lantaran Ayu Ting Ting disebut-sebut sebagai orang ketiga yang hadir dalam hubungan rumah tangga Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
  4. Nikita Mirzani dan Lucinta Luna

    Perseteruan secara blak-blak’an Nikita Mirzani dan Lucinta Luna pada saat tampil dalam acara Brownis. Probematika kedua artis sensasional ini membuat Netizen saling berkomentar. Perbincangan panas kedua artis ini tampil viral di Instagram. Kabarnya mereka saling sindir melalui postingan instagram story dimana Nikita menyebutkan berita tentang artis yang diduga transgender.

Aksi Menggoda Agen Rahasia Jennifer Lawrence di Film Red Sparrow

Red Sparrow yang ditayangkan awal tahun 2018 memberikan kesan penasaran sekaligus tak terduga para penonton kepada pemeran utamanya Jennifer Lawrence. Film ini seperti Film James Bons versi perempuan yang menjadi agen mata-mata dengan tatapan mata yang serius dan datar.

Film ini dibintangi oleh Jennifer Lawrence sebagai agen mata-mata Rusia, Dominika Egorova, dan Joel Edgerton, petugas CIA Nate Nash. Film yang berdurasi 140 menit bercerita tentang Dominika Egorova (diperankan oleh Jennifer Lawrence) seorang mantan penari balet yang harus mengakhiri karirnya karena cedera yang dialaminya.

Selain Jennifer Lawrence dan Joel Edgerton, Red Sparrow juga dibintangi Charlotte Rampling, Mary-Louise Parker dan Ciaran Hinds.

Sebagai seorang agen khusus yang disebut Sparrow, Jennifer Lawrence harus tampil seksi dan menggoda dalam film ini. Pada beberapa adegan, aktris pemenang Oscar untuk kategori Aktris Terbaik ini bahkan harus menanggalkan busananya dan tampil polos. Karena punya adegan-adegan sadis dan panas, film ini mendapat rating dewasa, di atas 21 tahun, di Indonesia.

Adegan Panas & Telanjang

Aksi Menggoda Agen Rahasia Jennifer Lawrence di Film Red Sparrow

Dalam film ini, Jennifer Lawrence banyak melakoni adegan sensual, termasuk harus bugil di depan kamera. Jennifer Lawrence menjelaskan, adegan telanjang yang dilakukannya dalam film ini bukan untuk konteks seks, melainkan kebutuhan cerita.

Jennifer, sebagai seorang Sparrow, juga tampak begitu percaya diri mempertontonkan tubuh seksinya di depan kamera. Menarik, karena keseksian yang dipamerkan dalam film terbungkus rapi dengan kisah mata-matanya, sehingga lepas dari konteks seks semata.

Novel karya Jason Matthews ini berhasil memberikan citra misterius yang membuat penonton penasaran. Ekspresi Jennifer Lawrence yang datar disepanjang film membuat kita dibangku penonton harus menebak-nebak disisi mana dia berpihak.

Red Sparrow disebut sebagai film terakhir aktris pemenang Oscar ini. Jennifer Lawrence mengumumkan akan hengkang dari Hollywood selama setahun untuk menjadi seorang aktivis.

Selama 12 bulan, aktris dengan bayaran tertinggi di dunia ini akan bekerja dengan sebuah organisasi yang mencoba mendorong agar makin banyak “anak-anak muda terlibat dalam kegiatan politik”.

 

Ketakutan Terbesar Bintang Sepakbola Cristiano Ronaldo

Detik SportCristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepakbola terhebat di dunia. Bintang Real Madrid itu telah meraih lima gelar Ballon d’Or sepanjang kariernya. Empat gelar Liga Champions juga sudah dimenangkan Ronaldo. Kariernya bersama Timnas Portugal juga moncer setelah memenangkan Piala Eropa 2016.

Namun sebagai seorang manusia, Ronaldo yang memulai karir yang cukup lama dahulu di Manchester United itu juga mempunyai ketakutan. Dolores Aveiro, ibu Ronaldo, mengungkapkan ketakutan terbesar yang selalu menghantui anaknya itu.

“Ronaldo itu sangat fokus. Namun dia seperti gelembung, yang sewaktu-waktu bisa pecah. Dia juga sangat takut dalam satu hal,” katanya, dilansir dari Don Balon Rosa. Dolores melanjutkan, Ronaldo takut kariernya sebagai pesepak bola profesional berakhir lebih cepat. Ronaldo tak bisa menghentikan pertambahan usia.

Dolores mengakui, Ronaldo takut mimpinya bermain hingga usia 40 tahun kandas di tengah jalan. Saat ini, anak yang hampir diaborsinya itu sudah berusia 33 tahun. Ada beberapa pemain yang bisa bermain hingga usia mereka 37 tahun. Ronaldo akan bermain selagi dia bisa melakukannya, tapi dia bukan sebuah mesin. Saya pikir, waktunya tidak lama lagi. Mungkin tiga atau empat tahun lagi dia akan berhenti bermain sepak bola, ucapnya melanjutkan.

Cristiano Ronaldo juga memikirkan masa depannya ketika ia sudah pension. Cita-citanya ia ingin membuat film hingga menjadi pengusaha sukses.

“Saya punya hotel, gym, produksi pakaian bersama Nike. Saya ingin menjadi pengusaha. Saya juga ingin membuat film,” kata Ronaldo dalam wawancara akhir Desember 2017 lalu. Kehidupan saya sesudah sepakbola akan sangat indah, saya yakin. Ini bukan soal uang, tapi karena kenikmatan melakukan sesuatu yang berbeda.

 

Postingan Viral Teman Dita Oeprianto (Teroris) Yang Terpapar Radikalisme

Detiks NewsAhmad Faiz Zainuddin mendadak jadi viral di media social karena tulisan yang dipostingnya beberapa hari terakhir. Dalam tulisan itu ia berkisah tentang teman sekolahnya, Dita Oepriarto yang kemudian menjadi terkenal setelah melakukan aksi meledakkan bom bunuh diri di Gereja Pantekosta di Surabaya. Dita juga mengajak istri dan empat anaknya dalam aksi tersebut.

Ahmad Faiz Zainuddin menceritakan bagaimana paham radikal merasuki anak-anak muda. Ia mengatakan, kelompok radikal menyasar sekolah dan kampus melalui kegiatan rohis atau SKI. Rohis atau SKI banyak disusupi kelompok radikal. Mereka mencari calon-calon potensial untuk didoktrin sesuai dengan pemahaman mereka. Kelompok ini biasanya menyasar sekolah dan kampus-kampus unggulan.

“Di SMA-SMA unggulan di Surabaya, rohis-rohisnya baik tapi kemudian disusupi orang-orang yang merekrut calon-calon potensial yang mengajak radikal. Belum teroris tapi radikal,” jelas alumnus SMA 5 Surabaya ini dalam diskusi di Wahid Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Kelompok radikal menyusup ke dalam rohis dengan ikut pengajian sembari memperhatikan siapa yang bisa diajak ikut pengajian kelompoknya. Gerakan mereka dilakukan secara pelan-pelan. Saat ada anggota rohis yang berhasil diajak ikut diskusi atau pengajian dengan kelompok mereka, mereka tak langsung menyampaikan paham radikal, tapi bergerak secara pelan.

“Enggak diajak langsung radikal tapi pelan-pelan. Ibarat rebus katak enggak langsung dicemplungi ke air mendidih. Jadi kita enggak sadar dibawa ke paham radikal,” jelasnya.

Dia mengaku pernah ikut pengajian kelompok radikal saat sekolah dulu. Tapi ia tak berhasil didoktrin dan memilih keluar sembari terus memantau perkembangan teman-temannya termasuk Dita Oepriarto.

Faiz membantah asumsi bahwa orang yang mudah terpapar paham radikal ini adalah orang-orang psikopat, stres, maupun dari keluarga miskin. Sepanjang pengamatannya, mereka yang terpapar paham radikal ini berasal dari keluarga kaya, pintar dan cerdas, lemah lembut dan berprestasi.

Dampak dari radikalisasi ini tak dapat dilihat dalam jangka waktu yang singkat tapi belasan atau puluhan tahun kemudian. Sebagaimana yang dilakukan Dita Oepriarto. Karena itulah ia berpendapat dalam mengatasi persoalan ini harus dicermati bagaimana permulaannya.

Mereka yang telah terpapar gerakan radikal ialah mereka yang sedang mencari. Karena itulah menurutnya masyarakat tak perlu terlalu menghakimi mereka yang dicap radikal ini. Menangani akar persoalan ini tak hanya dengan menghakimi, mengutuk dan menghujat.

“Bagi saya mereka sedang mencari. Jadi berempati lah pada mereka. Kawan-kawan terlalu men-judge dan tak bisa berempati. Enggak bisa hanya memojokkan saja, menghujat atau mengutuk,” kata dia.

“Ibaratnya mau menghabisi pecandu narkoba, jangan mulai setelah mereka jadi pecandu. Tapi bagaimana awalnya mereka jadi pecandu,” imbuhnya.

Penanganan di permulaan ini diperlukan. Karena jika paham ini telah menancap dan diyakini, maka sangat sulit mengubah ideologi mereka. “Kalau ingin menghilangkan terorisme harus tahu apa yang menjadi permulaan mereka. Kalau sudah terlanjur, susah karena sudah kecanduan mau diapain lagi susah,” jelasnya.

Faiz juga mengingatkan masyarakat jangan mencurigai pengajian rohis atau LDK di kampus selalu berkaitan dengan radikalisme. Di satu sisi ia juga meminta para kelompok rohis atau LDK jangan menyangkal ada kelompok penyusup yang ingin menyebarkan paham radikalisme ke dalam organisasi mereka.

“Ada kelompok-kelompok yang dengan intensif, terstruktur dan masif di sekolah-sekolah, kampus-kampus terbaik yang merekrut mereka. Awalnya pengajian biasa tapi pelan-pelan direbus katak ini sampai matang,” jelas dia.