Penutupan Asian Games 2018 – Setelah di gelarnya Asian Games 2018 di Indonesia, kini Penutupan Asian Games 2018 akan segera dilangsungkan di Gelora Bung Karno nanti malam. Pastinya pun penutupan itu bakal menjadi sangat ramai di kunjungi oleh para penonton. Hal itu di karenakan hadirnya Boy Band asal Korea Selatan, Super Junior.

Baca juga: Angkatan Laut AS Berhasil Hentikan Penyeludupan Senjata Api

Setelah sukses menyelenggarakan pembukaan Asian Games 2018 pada tanggal 18 Agustus 2018 lalu, kini konsep celebration diusung pada Penutupan Asian Games 2018 yang akan segera diselengarakan. Dari rilis yang deikeluarkan oleh INASGOC, Selasa (2/9/2018) Super Junior juga antusias menanti perhelatan akbar itu.

Super Junior mengungkapkan perasaannya saat diundang untuk tampil di acara untuk tampil dalam acara pesta olahraga terbesar di Asia ini.

“Jujur Saya dan member lainnya sangat terkejut, sekaligus merasa senang, dan terhormat, dapat menjadi salah satu pengisi acara closing ceremony Asian Games 2018 ini bersama dengan artis-artis lainnya,” ungkap Leeteuk yang merupakan leader dari Super Junior.

Mereka juga datang ke Jakarta untuk Asian Games 2018 Jakarta Palembang dirasakan sangat menyenangkan. Leeteuk sempat mengingat ketika Asian Games 2015 digelar di Incheon, Korea.

“Sebelumnya Korea Selatan telah menyelenggarakan Asian Games 2015 di Incheon dan kini Asian Games 2018 Jakarta Palembang. Sangat menarik dan menyenangkan. Selain di Jakarta, ada banyak pertandingan yang diselenggarakan di Palembang yang diikuti oleh atlet Korea Selatan,” tambah sang leader.

“Perolehan medali emas dari sepak bola ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Kami juga akan melakukan penampilan yang terbaik di penutupan Asian Games 2018 nanti, dan tunggu penampilan kami,” ungkap Leeteuk yang memiliki nama asli Park Jungsoo itu.

Slogan ‘Energy of Asia’ pun dinilaii Siwon sangat pas. Dia mengungkapkan Indonesia sangat tepat meilih slogan tersebut.

“Saya sekarang memahami makna dari slogan itu. Asia merupakan energi. Menurut Saya, Indonesia tepat memilih slogan ini dan sangat keren. Memberikan sebuah energi adalah yang hal sangat penting,” ucap Siwon.

Sempat terlihat jogging di bilangan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Siwon dan member lainnya menceritakan bagaimana mereka sangat senang bisa mencicipi masakan dari Indonesia. Shindong, Eunhyuk, Leeteuk, Siwon, Donghae, Ryeowook, dan yesung pun kompak menyebut mie goreng dan nasi goreng adalah makanan terenak. Leeteuk mengaku bisa makan, makanan itu seharian.

Tak hanya Super Junior, akan ada iKON yang juga merupakan boyband asa Korea. Dari dalam negeri akan ada Siti Badriah, Afgan, Denada, Winky Wiryawan, RAN, Bunga Citra Lestari, J-Flow, Dira Sugandi, Isyana Saraswati dan masih banyak lagi yang ikut mengisi acara pada penutupan Asian Games 2018.

Usai Sumbang Perak, Lalu M. Zohri Langsung Pulang ke Lombok – Meskipun gagal menyumbang medali emas untuk Indonesia di Ajang Asian Games 2018, setidaknya Lalu M. Zohri berhasil meraih medali perak lari estafet jarak 4×100 meter. Setelah selesai dalan ajang tersebut, Lalu M. Zohri langsung berangkat pulang menuju kampunya yang berada di Lombok.

Baca juga: Begini Sekarang Nasib Peraih 3 Medai Emas Asian Games 1962

Tujuan lain Lalu M. Zohri pulang menuju kampung tak lain di karenakan ia ingin segera bertemu dengan keluarganya yang kini masih mengungsi.

Zohri bersama rekan-rekannya di tim estafet baru saja mencetak rekor nasional saat turun di nomor 4×100 meter Asian Games 2018.

Bersama Eko Rimbawan, Fadlin, dan Bayu Kertanegara, Zohri meraih medali perak usai membukukan waktu 38,77 detik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU GBK) Senayan, Kamis (29/8/2018) malam.

Indonesia cuma kalah dari Jepang yang mencatatkan waktu 38,16 detik. Sementara China berhak atas perunggu usai membukukan waktu 38,89 detik.

“Perasaan saya bangga dan bersyukur sekali karena bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Zohri.

Usai meraih perak, kini Zohri tak sabar untuk pulang ke Lombok dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga. Zohri sendiri memang tampil di Asian Games 2018 dengan menyimpan kekhawatiran terkait keluarga.

Keluarganya saat ini tengah mengungsi, menyusul gempa besar yang mengguncang Lombok pada awal dan medio Agustus ini. Gempa 7,0 SR terjadi pada 5 Agustus lalu, kemudian gempa kuat lain dengan daya 6,9 SR terjadi pada 19 Agustus.

“Besok (Jumat) saya langsung pulang,” katanya.

Gempa Lombok menelan lebih dari 500 korban jiwa. Zohri sejatinya sempat ingin pulang sebelum Asian Games, tapi batal karena harus fokus ke ajang ini.

Keluarga sendiri sempat berpesan ke Zohri sebelum final estafet 4 x 100 meter, untuk fokus saja ke perlombaan.

“Kakak sempat telepon nangis-nangis dan bilang masjid runtuh. Saya ikutan nangis dan sempat ingin pulang. Tapi, karena teringat Asian Games jadi tidak jadi,” kata Lalu, waktu itu.

Ronaldo Kembali Menuju Liga Spanyol Sebagai Presiden Klub – Ronaldo Nazario, mantan pemain bintang asal tim raksasa Liga Spanyol, Barcelona dan Real Madrid di gadang-gadang akan kembali menuju Liga Spanyol. Namun kembalinya Ronaldo bukan ingin menjadi pemain sepak bola lagi.

Baca juga: Sejak 2015, Sebanyak 56 Ribu TKI Bermasalah Telah Di Pulangkan Dari Malaysia

Ia dikabarkan akan membeli saham mayoritas klub Liga Spanyol Real Valladolid. Menurut laporan, Ronaldo tengah menjalin negosiasi lanjutan dengan petinggi Valladollid. Striker legendaris timnas Brasil itu dilaporkan akan membeli saham senilai €30 juta.

Andai terjadi kesepakatan resmi, maka Ronaldo berhak menjabat presiden baru Valladolid menggantikan Carlos Suarez yang akan dialihkan sebagai dewan klub.

Ronaldo bukan orang baru di Liga Spanyol. Popularitasnya meroket ketika membela Barcelona pada 1996/1997. Sempat pindah ke Liga Italia bersama Inter Milan, peraih tiga penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA itu kembali ke Liga Spanyol untuk membela Real Madrid periode 2002-2007.

Mantan presiden Valladolid Jose Moro merupakan mantan rekanan Ronaldo dalam bisnis anggur. Pertemanan keduanya menginspirasi Ronaldo untuk menyelami bisnis di klub profesional.

Pada Januari lalu, Ronaldo berbicara kepada Dario AS tentang kemungkinan membeli saham tim divisi di Eropa.

“Saya ingin membeli tim di divisi dua Spanyol atau Inggris. Saya ingin melakukan sesuatu yang inovatif,” kata Ronaldo.

Ternyata Ronaldo melirik tim promosi Valladolid yang sudah lima tahun absen di La Liga. Kini, tim berjuluk Pucela mencoba untuk bersaing dengan tim raksasa Liga Spanyol.

Jika resmi menjadi presiden Valladolid, Ronaldo bakal menjadi musuh dua klub yang pernah dibelanya Barcelona dan Real Madrid. Kali ini Si Fenomenal tidak akan turun bermain, tetapi sebagai pejabat tinggi klub.

Bima Sakti Tinggalkan Luis Milla Dan Timnas Indonesia –  Sebelumnya ada beberapa isu yang mengabarkan jika Luis Milla, pelatih Timnas Senior dan U-23 Indonesia bakal di pecat jika ia tak bisa mengantarkan skuat asuhannya Timnas U-23 menuju babak semifinal Asian Games 2018.

Baca juga: Silat Indonesia Panen Emas Di Asian Games 2018

Namun, saat bertandingan pada Asian Games 2018. Ternyata Timnas U-23 hanya mampu mencapai babak 16 besar dan harus tahluk dari lawanya UEA lewat babak adu pinalti. Namun isu pemecatan itu sampai saat ini masih menjadi perbandingan oleh banyak pihak.

Bukannya Milla yang harus meninggalkan Timnas Indonesia, malahan Milla ditinggal oleh Bima Sakti di tim pelatih Timnas Indonesia setelah legenda sepak bola tim Garuda itu dipercaya PSSI menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia U-15 yang diproyeksi tampil di Piala AFF 2019.

Bima menjadi asisten pelatih Milla sejak kali pertama ditunjuk PSSI sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal 2017. Sempat ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-19, Bima kemudian kembali menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23 dan senior mendampingi Milla.

Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi memastikan Bima tidak akan lagi mendampingi Milla di Timnas Indonesia. Edy mengatakan jasa Bima dibutuhkan PSSI untuk melatih Timnas Indonesia U-15. Penunjukan Bima sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-15 diambil PSSI dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) di Jakarta, Selasa (28/8).

“Terbentuk satu timnas Indonesia usia U-15 yang akan dinahkodai coach Bima Sakti. Ada turnamen ke depan yang disiapkan untuk mengantisipasi dan berjenjangnya pembinaan sepak bola di Indonesia,” ujar Edy.

PSSI, dikatakan Edy, menganggap Bima sebagai sosok yang cocok untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia U-15. Terkait pengganti Bima sebagai asisten pelatih di Timnas Indonesia asuhan Milla, Edy mengaku PSSI sudah memiliki sejumlah kandidat.

“Bima Sakti ditunjuk karena kami perlu pelatih lisensi A untuk bina usia muda. Nanti kami ambil coach yang pantas untuk Luis Milla dan dibicarakan dengan Exco. Nominasi sudah ada, tapi tak baik kalau diberitahukan,” ucap Edy.

Sebelum ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-15, Bima sempat diplot sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-19 menggantikan peran Indra Sjafri pada November 2017. Namun, penampilan Garuda Nusantara malah menurun saat ditangani Bima.

Timnas Indonesia U-19 mengalami dua kekalahan pada laga uji coba melawan Timnas Indonesia U-23 dan timnas Jepang U-19. PSSI kemudian kembali menunjuk Indra Sjafri di pertengahan 2018 untuk menghadapi Piala AFF U-19.

Marcus Sempat Gugup Ditinggal Kevin Saat Sedang Bertanding – Pada ajang Asian Games 2018 yang berlangsung di Indonesia, tepatnya Jakarta-Palembang ini. Tak sedikit para atlet yang berhasil menyumbang medali emas untuk Indonesia dari berbagai cabang olahraga yang di pertandingkan. Salah satunya seperti cabang olahraga Bulutangkis.

Baca juga:  Sudah Punya 2 Cucu, Pria Ini Cabuli Bocah SD Di Depok

Namun, ternyata pada laga final Asian Games 2018 cabang olahraga Bulutangkis, kedua tim ganda putra asal Indonesia harus bertemu di final setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya di partai sebelumnya.

Pada partai itu Kevin/Marcus harus bertemu dengan lawannya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Saat sedang bertanding, Marcus Fernaldi Gideon mengaku sempat gugup karena Kevin Sanjaya Sukamuljo mengganti raket pada kedudukan 22-22 di gim ketiga final ganda putra Asian Games 2018, Selasa (28/8).

Duel final Asian Games 2018 antara Kevin/Marcus lawan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berlangsung sengit. Laga mencapai klimaksnya ketika memasuki jus di gim ketiga. Pada skor 22-22, di tengah reli yang sengit, senar raket Kevin putus.

Hal itu memaksa Kevin harus mengganti raket di tengah permainan berlangsung. Keputusan itu tentu memiliki risiko besar. Pasalnya, lawan jadi punya ruang yang lebih besar untuk melakukan serangan. Bila tidak mengganti raket, maka pukulan Kevin berikutnya tentu tak akan sesuai dengan keinginannya.

Marcus yang ditinggal di lapangan sendirian sejatinya juga cukup punya modal. Ia pernah berkiprah sebagai pemain tunggal hingga usia kategori taruna (kurang 19 tahun) sehingga dia punya pengalaman melakukan cover satu lapangan sendirian.

Meski demikian, Marcus juga mengaku tetap grogi menghadapi serangan Fajar/Rian saat ditinggal Kevin sendirian di lapangan.

“Sempat gugup juga karena itu sudah [masuk] poin kritis. Makanya saya bilang [kami] beruntung,” kata Marcus dalam konferensi pers usai pertandingan.

“Di gim ketiga pun kami sudah terus tertekan, hampir seperti tak ada lagi harapan,” ucap Marcus menambahkan.

Kevin/Marcus mendapatkan banyak tekanan dari Fajar/Rian di laga ini. Setelah tak berdaya di gim pertama, Fajar/Rian juga terus menekan Kevin/Marcus hingga sempat unggul 17-11 di gim kedua.

“Puji Tuhan hari ini kami mendapatkan mukjizat karena kami sudah tertinggal jauh namun bisa menang.”

“Penampilan Fajar/Rian di luar ekspektasi kami. Mereka bermain dengan sangat baik,” tutur Kevin menegaskan.