Seorang Pria di Duga Ingin Membobol ATM Setelah Menjebolka Pintu ATM di Depok

Seorang Pria di Duga Ingin Membobol ATM Setelah Menjebolka Pintu ATM di Depok

Seorang pria tertangkap sedang mencoba melakukan penjebolan pintu ATM di Depok. Namun usahanya tersebut segera diketahui oleh para petugas keamanan ATM Center.

Puluhan warga kecamatan Tapos, Depok beserta para petugas keamanan ATM Centre mengamankan seorang pria muda yang tertangkap sedang melakukan hal mencurigakan disekitar ATM.

Nanda (berusia 30 tahun)  yang merupakan salah satu petugas keamanan ATM Center menjelaskan bahwa pria mudah berusia 25 tahun itu suah diamankan sekitar pukul 22.15 pada hari minggu 22/07/2018.

Kejadian itu terjadi di Depok tepatnya di jalan Raya Pekapuran, Kelurahan Sukatani, Tapos, Depok depan TK Islam Nur Karomah.

“Awalnya dia datang sama temannya naik motor, yang satu naik masuk ke dalam ATM dan satunya lagi nunggu di luar. Karena tingkah mencurigakan saya tanya temannya yang menunggu di luar. Tapi pas saya tanya dia langsung nyalain motornya kabur,” kata Nanda di Tapos, Depok, Senin (23/7/2018).

Setelah salah satu diantaranya melarikan diri dengan sepeda motor, lantas Nanda menanyakan kepada pria yang masih di dalam ATM.

Pria berkepala polontos tersebut memiliki penampilan mencurigakan dengan celana panjang dan jaket hitam. Tidak tahu bagaimana tib-tiba pria tersebut panik dan mendorong pintu masuk hingga jebol.

“Saya tanya dia ngapain, tapi dia malah dorong pintu ATM Center sampai jebol, sampai pintunya jatuh. Habis dorong pintu dia langsung lari tapi habis itu tertangkap juga,” tuturnya.

Ketika sudah diamankan dan diperiksa oleh Nanda serta teman kerjanya itu, tidak ada barang bukti dari pria tersebut. Ia tidak membawa senjata tajam, senjata api, atau perkakas lainnya. Ia hanya menangis saja dihadapan kerumunan warga.

“Dia diam doang, enggak ngomong apa-apaan. Cuma dia sempat menangis pas ditanya-tanya. Mungkin takut dipukuli warga di sini. Kejadiannya kan belum terlalu malam. Jadi banyak warga ngumpul, 50 warga mah lebih pas kejadian,” ujarnya.

Nanda dan rekannya, Selamet berusaha mengamankan pria tersebut agar tidak diamuk massa. Massa menduga pria itu sebagai pembobol ATM yang hendak beraksi.

“Saya juga enggak tahu dia mau ngapain, tapi karena dia dorong pintu dan mau kabur ya kita amankan. Kata warga sih enggak jauh dari lokasi ada dua orang lagi yang bawa motor. Mereka juga kabur pas temannya lari,” lanjutnya.

Karena bungkam saat ditanya, Selamet memilih menyerahkan pria itu kepada polisi yang tiba di lokasi sekira pukul 12.00 WIB.