Pria Ini Di Penjara 17 Tahun Karena Hal Tak Masuk Akal

Pria Ini Di Penjara 17 Tahun Karena Hal Tak Masuk Akal – Malangnya nasip pria ini yang di haruskan menghabiskan waktunya selama 17 tahun di balik jeruji besi. Alasan hal tersebut menimpanya di karenakan wajahnya sangat mirip dengan pelaku kejahatan sebenarnya yang kini sedang dalam pencaraian pihak kepolisian. Melansir dari Daily Mail, Richard Jones telah diputuskan bersalah atas kasus perampokan dengan pemberatan.

Baca juga: Selama Asian Games 2018, Para Pedagang Stiker Untung Sampai Jutaan Rupiah

Kasus tersebut merupakan perampokan sebuah ponsel dari seorang perempuan di luar pusat perbelanjaan di Kansas City pada 1999 silam. Menurut keterangan saksi, pelaku kejahatan digambarkan sebagai pria Afrika-Amerika berkulit terang dan dengan rambut diikat ke belakang kepala.

Meski pun pada faktanya, Jones tengah berada di rumah kekasihnya saat tindak kejahatan berlangsung, korban dengan yakin mengidentifikasi dirinya sebagai pelaku perampokan. Hakim pun memutuskan menjatuhkan hukuman 19 tahun penjara kepada Jones karena dia diyakini telah bersalah sebelumnya.

Jones telah berulang kali mengajukan banding atas keputusan pengadilan, namun dirinya baru dibebaskan tahun lalu. Dia dibebaskan setelah sebuah tim dari lembaga hukum non-profit, Innocence Project, yang bergerak mengusut kasus dakwaan yang salah, berhasil menemukan “kembaran”-nya, Rick Amos, yang merupakan pelaku kejahatan sebenarnya.

Lembaga tersebut yakin bahwa pengadilan telah menghukum orang yang salah setelah rekan sesama tahanan terus mengatakan kepada Jones bahwa dirinya mirip dengan kenalannya yang bernama Rick Amos.

Setelah korban perampokan ditunjukkan foto Jones dan Amos, dia pun ragu siapa pria yang telah merampok dan menyerang dirinya pada tahun 1999. Pengadilan memutuskan membebaskan Jones setelah berselang 17 tahun.

Namun Amos tidak dapat diadili karena kasusnya telah kedaluwarsa. Kini, setelah bebas, Jones mengajukan petisi yang menuntut negara bagian Kansas untuk membayar kompensasi pada dirinya sebesar 1,1 juta dolar AS (sekitar Rp 14 miliar).