Presiden Donald Trump Mengancam Beri Sanksi Perdagangan Ke China

Presiden Donald Trump Mengancam Beri Sanksi Perdagangan Ke China

Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia akan memberi sanksi perdagangan terhadap China. Bahkan ketika delegasi AS akan melakukan perjalanan ke Beijing untuk melakukan pembicaraan guna menyelesaikan perselisihan tersebut.

Insiden yang terjadi pada bulan Maret sebagian besar terfokus pada pencurian kekayaan intelektual Amerika sedang dikaji dan rincian akan diumumkan pada bulan mendatangm hal tersebut dari Gedung Putih yang mengatakan sanksi itu direncanakan dan diumumkan.

Meskipun mengumumkan gencatan senjata dalam permusuhan perdagangan kurang dari 10 hari yang lalu, setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan, tarif terhadap barang-barang China ditahan untuk sementara waktu. Namun Gedung Putih mengisyaratkan bahwa pihaknya siap untuk menarik pelatuk kapan saja.

“Mulai sekarang, kami mengharapkan hubungan perdagangan yang adil dan ada timbal balik,” kata Trump dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Rabu (30/5). Sedangkan Kementerian Perdagangan China mengatakan langkah itu melanggar konsensus baru yang dicapai antara Washington dan Beijing.

“Apa pun tindakan yang diambil Amerika Serikat, China memiliki kepercayaan diri, kemampuan dan pengalaman untuk membela kepentingan rakyat China dan kepentingan inti negara,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Xinhua.

Sanksi perdagangan AS yang diumumkan pada Maret, termasuk pembatasan investasi China, kontrol ekspor dan tarif 25 persen pada sebanyak USD 50 miliar barang teknologi China masih dalam pengembangan.

Daftar akhir impor China yang dicakup oleh daftar tarif akan diumumkan pada 15 Juni, dan diberlakukan tidak lama sesudahnya, sementara pembatasan investasi yang diusulkan dan peningkatan kontrol ekspor akan diumumkan pada 30 Juni, menurut pernyataan Gedung Putih.

Presiden Donald Trump telah mengancam akan mengenakan tarif tambahan USD 100 miliar dalam barang-barang China, jika dari Beijing membalas.

Gedung Putih mengatakan, “Amerika Serikat akan melanjutkan upaya untuk melindungi teknologi domestik dan kekayaan intelektual, menghentikan transfer non-ekonomis teknologi industri yang signifikan dan kekayaan intelektual ke China, dan meningkatkan akses ke pasar China.”

Selain itu, sebagai bagian dari pembicaraan yang sedang berlangsung “Amerika Serikat akan meminta China menghapus semua hambatan perdagangannya, termasuk hambatan perdagangan non-moneter, yang membuatnya sulit dan tidak adil untuk melakukan bisnis di sana“.

Author: admin