Otak Dari Kasus Penjambretan di Tangerang Adalah Bocah 15 Tahun

Otak Dari Kasus Penjambretan di Tangerang Adalah Bocah 15 Tahun

Polisi dan anggota Polsek Jatiuwung Tangerang berhasil membengkuk delapan penjambret spesialis ponsel setelah beraksi di puluhan lokasi wilayah Tangerang.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan motif dari para pelaku ini adalah mengincar pejalan kaki atau pengendara motor yang main ponsel saat di jalanan.

“Pelaku kami amankan di beberapa tempat berbeda, pengakuannya baru beraksi selama satu bulan, tapi masih kami dalami, karena diakui juga mereka sudah puluhan kali menjambret,” ujar Eliantoro, Kamis (9/8/2018).

Kompol Eliantoro Jalmaf juga mengatakan, penangkapan delapan jambret ini berawal ketika mendapati 4 pelaku yaitu CD, WM, HD dan YD, pada hari Selasa (7/8/2018) di Jalan Mortir II Perum Taman Gebang Raya Rt 04/006 Periuk Tangerang secara bersama-sama menjalankan aksinya.

Saat beraksi, keempat penjambret itu menghampiri seorang lelaki bernama Cecep Nugraha yang sedang memainkan HP di pinggir Jalan, kemudian para pelaku dengan mengendarai 2 sepeda motor menghampiri korban dan salah satu pemboncengnya merampas Hp Xiomi Redmi 3 miliknya.

“Sialnya, pelaku berinisial CD dan WM yang berboncengan terjatuh dari kendaraannya, sehingga pelaku WM tertangkap, sementara CD dan 2 rekannya HD dan YD berhasil melarikan diri,” terang Kapolsek.

Dari hasil penangkapan itu, anggota Unit Reskrim Polsek Jatiuwung pimpinan AKP Zazali Hariyono, melakukan pengejaran terhadap para pelaku lain, setelah pelaku WM memberikan keterangan di hadapan polisi.

“Ketiga pelaku CD, HD dan YD akhirnya berhasil diamankan. Kemudian kami kembangkan lagi, sampai mendapati 4 identitas pelaku lain yang sama-sama pejambret Hp,” ucapnya.

Selang beberapa waktu ketika menangkap CD, 4 orang rekanya juga berhasil ditangkap Polsek Jatiuwung, yang dalam aksinya selalu bersama sama yakni KV, RM, FR dan KR.

Saat diberikan sejumlah pertanyaan oleh  Kompol Eliantoro Jalmaf , dalam keterangannya, komplotan ini mengaku baru satu bulan dalam melancarkan aksinya di 22 tempat (TKP).

“13 kali di wilayah Jatiuwung, 2 kali di Karawaci, 1 kali di Neglasari, 1 kali di wilayah Cipondoh, 3 kali di Pasar Kemis, 1 kali Serpong dan 1 kali di Kelapa dua Tangsel,” cetus Kapolsek.

Dan menurut penyelidikan, aksi yang dilakukan para remaja ini salah satu anggota nya yang bernama CD, masih dibawah umur (15 tahun) dan dia merupakan otak kejahatan dari semua aksi yang dilakukan 8 orang ini.

Kapolsek yang didampingi Kasubbag Humas Kompol Abdul Rachim dan Kanit Reskrim AKP Zazali H, mengatakaan saat ini ke delapan pelaku bersama beberapa barang bukti 4 unit sepeda motor milik para pelaku, kini diamankan di Mapolsek guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dan dari kejadian ini, para pelaku dijerat dengan pasal 365 ayat 1 dan ayat 2 huruf ke 1 dan 2 dengan ancaman 12 tahun penjara.