Misteri Nining Tenggelam 18 Bulan Lalu dan Muncul Kembali Terdampar

Misteri Nining Tenggelam 18 Bulan Lalu dan Muncul Kembali Terdampar

Warga Sukabumi di kagetkan dengan sosok penemuan perempuan yang terdampat di Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Sosok wanita tersebut bernama Nining Sunarsih wanita berusia 53 tahun asal Kampung Cibunar RT 05 RW 02, Desa Gede Pangrango, Kecamatan kadudampit.

Setelah dibawa oleh warga ternyata wanita ini ditemukan dalam keadaan masih hidup usai dinyatakan meninggal akibat tenggelam di Pelabuhan Ratu 18 bulan yang lalu.

Dalam kenyataannya, Nining ditemukan terdampar dalam kondisi tubuh yang basah kuyup serta dipenuhi pasir disekujur tubunya pada hari minggu 01/07/2018.

Dari keterangan keluarga, pada 08 Januari 2017, Nining terseret ombak saat mandi. Namun pada saat kejadian Nining sempat meminta tolong dengan melambaikan tangan sebelum ditelan ombak.

Nining hilang tenggelam, bahkan ada tetangga dekat rumah yang melihat dia melambaikan tangan minta tolong,” ucap ibu Nining, Tating dalam berita, Senin 02/07/2018.

Sempat diadakan pencarian dalam beberapa hari. Tetapi, upaya tersebut dihentikan setelah ditemukan adanya jasad perempuan. ” Tapi itu bukan jenazah Nining,” kata Tating.

Ketika ditemukan di Pelabuhan Ratu usai dinyatakan hilang selama 18 bulan, kondisi Nining Sunarsih, 52 tahun dengan kondisi tubuh sangat lemah hingga tidak bisa berbicara.

Selain dirawat, Nining Sunarsih juga menjalani pemeriksaan psikis di RSUD Syamsudin SH Sukabumi. Rumah sakit ini merupakan tempat yang sama dengan lokasi Nining mendapatkan perawatan medis.

Dokter kejiwaan RSUD Syamsudin SH, Tommy Hermansyah, sempat memeriksa kondisi psikis Nining. Dia mendiagnosis Nining mengalami depresi berat.

” Setelah saya periksa, status fisiknya normal. Setelah itu jiwanya, dari status psiatrikus atau mentalisnya, beliau mengalami depresi berat dengan ciri psikotik atau psikosis,” ujar Tommy, dikutip dari sukabumiupdate.com, Rabu 4 Juli 2018.

Tommy mendasarkan diagnosisnya pada sejumlah ciri yang ditunjukkan Nining. Beberapa di antaranya seperti tidak bisa diajak bicara dan cenderung diam, keluar air mata dan mulut yang terkadang seperti bicara sendiri.

Lebih lanjut, Tommy mengatakan langkah yang bakal dijalankan terhadap Nining selanjutnya adalah memindahkan wanita itu ke ruang perawatan Kemuning. Diduga, Nining tidak menemukan orang yang bisa diajak bicara ketika hilang sehingga berpengaruh terhadap kondisi kejiwaannya.

Untuk penyembuhan, selanjutnya akan kami observasi. Kami rawat, mudah-mudahan bisa seperti pasien lain,” ucap Tommy melanjutkan