Kronologi Penemuan Mayat Wanita Hangus Mengenaskan di Blora Karena Kopi Darat

Kronologi Penemuan Mayat Wanita Hangus Mengenaskan di Blora Karena Kopi Darat

Kisah tragis seorang wanita asal Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya di Kabupaten Blora. Pada hari Rabu (01/08/218) minggu lalu, ditemukan sosok jenazah wanita di kawasan Hutan Jati, Desa Wates, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Tragis sekali mayat wanita ini ditemukan dalam keadaan hangus terbakar, Identifikasi pun sulit dilakukan. Saat itu, polisi menduga ciri-ciri korban berambut panjang 30 cm, tinggi 160 cm. Usia diperkirakan 20-25 tahun.

Setelah melakukan penyelidikan beberapa hari kedepan akhirnya polisi menemukan titik terang dari sosok jenazah wanita ini. Diketahui korban bernama Ferin Diah Anjani, seorang gadis muda berusia 21 tahun.

Setelah mengumpulkan keterangan saksi serta bukti, polisi menyimpulkan korban tewas dibunuh. Dan untuk menemukan pembunuh tak butuh waktu lama, pelaku bisa dibekuk.

Pelaku kejam yang tega membunuh Ferin Diah Anjani adalah Kristian Ari Wibowo, pemuda berusia 30 tahun yang tega menghabisi nyawa wanita ini hingga gosong. Berikut hasil dari intograsi para penyidik.

Pelaku mengaku kepada penyidik bahwa baru kenal dengan korban dan mereka bertemu di dunia maya.  Kapolres Blora AKBP Saptono mengatakan keduanya berkenalan di Instagram. Hingga akhirnya janjian untuk kopi darat.

Berita Terkait : Sadis Banget Perbuatan Kristian Yang Kejam Bakar Caddy Golf Cantik Ini

“Mereka tidak saling kenal. Dia kenal lewat Instagram dan memutuskan ketemuan,” tambahnya.

Dan hebatnya Kopi darat itu berujung kesepakatan kedua pihak untuk menginap di sebuah hotel di Semarang.

Namun entah setan apa yang merasuki Kristian. Usai berkencan, pelaku tergiur dengan sejumlah barang berharga korban. Ia jadi gelap mata. Ferin Anjani dibekap, dipukuli kemudian dicekik hingga tak sadarkan diri.

“Setelah itu perhiasan korban, gelang, kalung serta handphone diambil pelaku,” ungkap Saptono.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku berencana membuang tubuh Ferin Anjani yang saat itu ia kira sudah tewas. Tangan dan kaki korban diikat lalu ditutup sprei hotel kemudian pelaku memasukkan tubuh korban ke Honda Jazz yang ia sewa.

Berita Terkait : Terungkap Teman Kencan Yang Membakar Ferin Dengan Mengenaskan

Dalam perjalanan mencari lokasi pembuangan, pelaku mendapati jika Ferin Anjani masih hidup. Panik, ia lantas menuju kawasan Hutan Jati di Blora. Di sana, pelaku menyiram tubuh Ferin yang terikat dengan bensin satu liter. Kemudian dibakar. Padahal, jelas saat itu Ferin masih bernyawa.

“Jadi melihat korban masih hidup, akhirnya pelaku menurunkan korban di hutan. Melihat tidak ada orang akhirnya, pelaku menyiram bensin satu liter ke tubuh korban dengan di bakar hidup-hidup. Usai dibakar melihat kondisi aman, pelaku meninggalkan korban di hutan,” beber Saptono.

Saptono menjelaskan keterangan korban dibakar hidup-hidup berdasarkan keterangan dari penyelidikan tim Labfor Polda Jateng.

“Jadi korban dibakar ada hasil autopsi disisi lain pelaku mengakuinya,” katanya.