Kegagalan Indonesia Yang Gugur Masuk Semifinal Piala Thomas 2018

Kegagalan Indonesia Yang Gugur Masuk Semifinal Piala Thomas 2018

Pada Final Piala Thomas 2018, hasil terahir membuat Indonesia gagal masuk ke Partai Final Piala Thomas 2018. Ajang yang dilaksanakan di Impact Arena, Thailand, Jumat 25/05/2018 membuat Indonesia gugur.

Kepastian tersingkir dari turnamen beregu putra paling bergengsi ini didapat setelah ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal menyumbang poin di partai keempat saat menghadapi Li Junhui/Liu Yuchen.

Pada pertandingan penyisihan Final Piala Thomas 2018 di Impact Arena, Bangkok 2018, Ahsan/Hendra kalah rubber game dari Li/Liu dengan skor 17-21, 21-18, 12-21. Kejadian yang begitu mendebarkan ketika bola yang dilesatkan oleh Hendra menabrak net dan menjadi angkat pertama untuk lawa.

Setelah kejadian tersebut, permainan semakin memanas, strategi kejar-kerjaran yang sangat ketat dan sempat mengalami kedudukan yang imbang pada 2-2, 4-4, 5-5, dan 7-7.

Setelah beberapa kali imbang, memasuki interval Ahsan/Hendra sukses memimpin dengan keunggulan tiga angka pada kedudukan 11-8. Reli panjang mewarnai pertandingan setelah interval. Pada kedudukan 13-10 keduanya bertarung sengit dan bola Hendra yang melesat keluar lapangan membuat perolehan angkak Li/Liu bertambah.

Pasangan China yang kerap dijuluki Menara Kembar itu pun semakin mendekati perolehan angka Ahsan/Hendra hingga akhirnya menyamakan keadaan menjadi 14-14. Setelah imbang, Li/Liu berbalik unggul. Keunggulan tersebut terus bertahan hingga gim pertama berakhir dengan skor 21-17 untuk Li/Liu.

Pada gim kedua, Li/Liu sempat menahan imbang Ahsan/Hendra pada kedudukan 3-3. Sempat ditahan imbang, Ahsan/Hendra sukses mendulang delapan poin beruntun tanpa balas. Memasuki interval, Ahsan/Hendra memimpin dengan skor 11-3.

Baca juga : Piala Uber 2018 , Indonesia Tertinggal 1-0 Dari China

Li/Liu berusaha mengejar keunggulan Ahsan/Hendra selepas jeda dan berhasil menipis jarak menjadi 16-17. Akan tetapi, perolehan Ahsan/Hendra ternyata menyentuh angka 21 terlebih dahulu.

Pertandingan pun dilanjutkan ke rubber game. Ahsan/Hendra tertinggal 1-5 pada permulaan gim ketiga. Pasangan Indonesia yang telah menjadi juara dunia dua kali itu pun tetap tidak bisa mengejar menjelang interval. Hasilnya, Li/Liu memimpin lima angka pada jeda gim ketiga pada kedudukan 11-6. Selepas jeda, Menara Kembar China semakin melesat jauh dan unggul delapan angka menjadi 18-10.

Angka ini cukup jauh untuk mengejar ketinggalan Li/Liu yang sudah di atas angin. Dan akhirnya pada gim ketiga pasangan China ini pun unggul dengan skor 21-12. Hasil ini membuat Indonesia mengakui keunggulan China dengan skor 3-1.

Dan demikian dalam Final Piala Thomas 2018 yang di lakukan di Impact Arena Bangkok, sudah dipastikan China akan mempersiapkan diri sedangkan Indonesia harus gugur.