Kasus Aset Abu Tours, Saudi Arabia Airlines VS Polda

Kasus Aset Abu Tours, Saudi Arabia Airlines VS Polda

Akhirnya PN Makassar memutuskan menyita aset Abu Tours terkait kasus pembayaran tunggakan tiket pesawat Saudi Arabia Airlines. Namun Saudi Arabian Airlines menganggap penyitaan yang dilakukan polisi tak sesuai dengan prosedur.

Mengenai kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh Abu Tours, polisi sudah menetapkan pemiliknya yang bernama Hamzah Mamba (36) sebagai tersangka sejak Maret 2018. Saat ini Hamzah menjadi tahanan Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel.

Hamzah dijerat dengan pasal tindak pidana penggelapan yakni pasal 374 subsider 372 KUHP, Juncto pasal 55 ke (1) KUHP Juncto pasal 64 ayat (1) KUHP dan atau pasal 5 Undang Undang Nomor 8 Tahun 2010, tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sidang tersebut akan dipimpin oleh Suratno dan akan berlangsung di PN Makassar, Jalan RA Kartini, Sulawesi Selatan, Rabut 18/07/2018 pukul 10.00 WITA.

Berita terakhir mengabarkan bahwa total kerugian yang di alami para jamaah umrah yang jumlahnya sebanyak 96.601 orang itu diperkirakan lebih dari Rp 1,4 triliun.

Sementara dari pihak pemohon, yaitu kuasa hukum dari Hamzah, Suyudi mengatakan mereka hanya meminta hak klien mereka yang berada dalam penyitaan Polda Sulsel. “Intinya bahwa punya hak di sini untuk secara keperdataan barang yang merupakan obyek sita. Yang perlu dipahami, ini adalah tiket yang selesai berangkat umrah,” ujarnya.

Kesimpulannya, pihak pemohon meminta agar aset yang telah disita agar dikembalikan kembali oleh penyidik kepada pihak mereka. Aset itu berupa beberapa bangunan yang berada di Depok, Jawa Barat, dan Makassar.