Ini Penyebabnya Seorang Wanita Yang Tertembak Di Leher di Tol Pasteur Bandung

Ini Penyebabnya Seorang Wanita Yang Tertembak Di Leher di Tol Pasteur Bandung – Ternyata ini dia penyebab yang hampir meregang nyawa wanita yang terluka di bagian lehernya saat menumpangi bus yang sedang melintas di jalan Tol Pasteur Bandung. Penyebabnya tak lain di karenakan adanya aksi kejahatan yang sedang terjadi di jalanan tersebut.

Baca juga: Usai Sumbang Perak, Lalu M. Zohri Langsung Pulang ke Lombok

Aksi kejahatan jalanan di Kota Bandung terus memakam korban. Dari yang sebelumnya aksi begal memakan korban mahasiswi di Jalan Cikapayang hingga meninggal dunia pada Kamis dini hari pada 30 Agustus 2018 dan aksi penembakan yang terjadi juga terjadi di jalan Tol Pasteur.

Aksi penembakan di tol Pasteur tepatnya terjadi pada hari Jumat dini hari 31 Agustus 2018 pukul 04:00 WIB. Penembakan dilakukan kelompok tak dikenal kepada kendaraan mobil bernomor polisi B 1963 PZY yang dikendarai Salim.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu menyatakan, tim dari Polda Jawa Barat telah diterjunkan membantu tim Polrestabes Bandung untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

“Sudah di back up, semua sudah jadi petunjuk arahan Kapolda, setiap kejadian pasti Polda Back Up,” ujar Truno saat dikonfirmasi, Jumat 31 Agustus 2018.

Dari pemeriksaan, penembakan itu terjadi berawal saat Salim bersama sembilan temannya dengan dua kendaraan berangkat dari Purawakarta menuju Center Dago Kota Bandung. Saat di lokasi, salah satu teman Salim, Mahmudi ribut dengan dua orang tidak dikenal namun berhasil dipisahkan oleh warga sekitar.

Kemudian sekitar pukul 03:30 WIB saat Salim beserta rombongan pulang dari Center Dago, aksi penembakan oleh kelompok gak dikenal di jalur Tol Pasteur terjadi. Mahmudi yang duduk di kursi depan disamping Salim yang mengendarai mobil, ditembak dari arah belakang sebelah kanan.

Naas, timah panas yang diletuskan dari belakang itu mengenai penumpang Hani pada bagian leher sebelah kanan hingga tembus ke bagian depan mobil. Truno memastikan, tim yang diterjunkan saat terus bekerja mengusut tuntas baik kasus begal yang memakan korban jiwa di kawasan Cikapayang Dago maupun penembakan di tol Pasteur.

“Dari kemarin sudah jalan, semua kasus menonjol di back up,” katanya.