Fakta Kasus Pembunuhan Rosalia Yang Tewas di Gereja Karena Cemburu

Fakta Kasus Pembunuhan Rosalia Yang Tewas di Gereja Karena Cemburu

Pendeta Henderson Sembiring Kembaren yang merupakan Ayah Angkat dari Rosalia Cicimaretini Boru Siahaan tega menghabisi nyawa seorang gadis remaja berusia 21 tahun lantaran cemburu.

Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi Gereja Sidang Rohkudus Indonesia (GSRI) di Dusun XII, Desa Liamu Manis, Kecamatan Tanjung Marowa, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam kasus ini akhirnya terungkap fakta dan alasan Pendeta Sembiring tega menghabisi nyawa Rosalia karena pelaku emosi melihat korban yang mengeluarkan kata-kata tidak sopan kepadanya. Ia mengakui akan hubungan asmara terlarang yang di jalin korban dan pelaku. Ada motif dendam juga antara Pelaku dengan korban.

Ibunda Rosalia, Renta menceritakan sebelum tewas, Rosalia sempat ditelepon oleh Pendeta Henderson sekitar pukul 09.0 WIB. Pendeta menyuruhnya datang ke gereja pada pukul 11.30 WIB. Sekitar pukul 10.00 WIB, Rosalia pun pamit.

“Pas mau pergi, dia bilang (pamit) sama saya. Katanya, mau acara gereja mereka ke Kaban Jahe, sekaligus mau servis sepeda motornya terlebih dahulu katanya. Saat itu, enggak ada firasat apa-apa,” tutur ibu enam anak ini.

Tim gabungan mengamankan Henderson Kembaren, warga dusun VI Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang di kawasan Harjosari Pancurbatu, Deliserdang tanpa perlawanan.

Pendeta Henderson Sembiring Kembaren ditangkap saat hendak melarikan diri dan berkendara di kawasan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian sektiar pukul 20.00 WIB, pelaku pun sudah diamankan ke Polres Deliserdang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, untuk penemuan sperma benar ada pada jasad tapi belum bisa disimpulkan itu sperma siapa. Namun kuat dugaan dia diperkosa sebelum dibunuh pelaku.