Depresi Penyakit, Pria Ini Nekat Loncat Dari Lantai 21 Apartemen

Depresi Penyakit, Pria Ini Nekat Loncat Dari Lantai 21 Apartemen

Kasus kematian bunuh diri kembali lagi, seorang pria ini nekat bunuh diri dengan cara melompat dari  Apartemen Mediterania lantai 21 Jakarta Barat (4/6/2018). Pria berinisial ES (57 tahun) penghuni Apartemen Mediternaia, Tamansari, jakarta Barat ditemukan tewas seketika ketika melompat dari apartemennya di lantai 21.

Pria ini di duga depresi karena penyakitnya yang tak kunjung sembuh. Kejadian ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WI. Seluruh penghuni Apartemen Mediterania dikagetkan dengan kejadian pria yang melompat ini.

Terlihat dari seluruh jendela penghuni, jika dilantai dasar terdapat ruko-ruko, jadi pas kerjadian tersebut dalam keadaan sedang ramai. Ucap salah seorang penghuni apartemen. Ketika korban meloncat dari jendela unit apartemen, dengan seketika korban langsung tewas. Para saksi yang melihat segera laporkan kepada pengurus apartemen dan ada juga yang segera melaporkan ke kantor polisi untuk segera diperiksa.

AKBP Ruly Indra Wijanarko, Kapolsek Metro Tamansari, mengungkapkan saat ditemukan pria ini tewas dalam kondisi tengkurep , wajah menempel ke lantai mengeluarkan darah dan di duga dia bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai 21 Mediterania Apartemen.

Setelah beberapa saat diketahui keterengan dari pihak keluarga ES, bahwa ES memang depresi akibat penyakitnya yang tak kunjung sembuh. Penyakit Syaraf Kejepit yang selalu dikeluhkan kepada anaknya.

Keluarga juga berkata jika ES mengaku sudah tidak kuat menghadapi penyakitnya itu, selain menderita penyakit Syaraf Kejepit, ES juga menderita Autoimun.

Dia pernah menyampaikan kepada anaknya bahwa lebih baik dia sakit kanker yang langsung mati daripada menderita sakit seperti ini,” ujar Ruly. Jasad EST telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.